ikln

Nggak Etis, Jangan Lakukan 7 Hal Berlebihan Ini Jika Kamu Tidak Ingin Menyakiti Sahabatmu Sendiri

Katakhoi.com | Sebuah hubungan persahabatan dibangun atas rasa kepercayaan, kasih sayang juga solidaritas satu sama lain untuk saling mempedulikan. Pahit satu, maka pahit yang lainnya juga. Kenyang satu, maka kenyang yang lainnya juga. Begitulah persahabatan ideal yang seharusnya dijunjung tinggi oleh banyak orang.


Namun, sayangnya, tak jarang kedekatan hubungan justru membuat seseorang lupa diri dan tanpa sadar menyakiti perasaan sahabatnya sendiri. Ya, mungkin di satu sisi dia bisa beralibi bahwa sikapnya memang seperti itu. Namun, di sisi lain bukankah tak seharusnya sikapnya itu dijadikan alasan untuk bersembunyi agar tidak merasa menyakiti perasaan sahabatnya sendiri.

Banyak hal yang sebenarnya keliru dalam hubungan persahabatan. Terlebih dalam beberapa hal yang sangat jarang disadari orang-orang kepada sahabatnya. Dan beberapa hal di bawah ini akan membawamu pada ruang yang bernama 7 hal berlebihan yang tidak boleh dilakukan jika kamu tidak ingin menyakiti perasaan sahabatmu sendiri.


Tak jarang kedekatan hubungan justru membuat seseorang lupa diri dan tanpa sadar menyakiti perasaan sahabatnya sendiri.


1. Menjadikan kekurangan sahabat sebagai bahan candaan

Dalam hidup ini yang namanya humor memang perlu. Untuk apa? Ya, untuk menjadikan hidupmu tidak terlalu tegang. Namun, humor yang dimaksud bukan berarti menjadikan kekurangan sahabatmu sebagai bahan candaan. Bagimu mungkin bukanlah sebuah masalah, akan tetapi bagi sahabatmu bisa jadi hal itu merupakan sesuatu yang paling menyakiti perasaannya. Dia diam bukan berarti tidak tersakiti, melainkan dia menghargai persahabatan kalian meski dirinya lah yang harus tersakiti.

2. Menyepelekan sahabatmu dengan memerintahkan sesuatu yang sulit untuk dikerjakan

Dekatnya hubungan persahabatan sering kali membuat seseorang seenaknya memerintah sahabatnya sendiri untuk melakukan hal-hal yang justru di luar kemampuannya. Sekalipun mampu, sadarkah kamu bahwa sahabatmu sendiri pun memiliki kerjaan yang mungkin belum dia selesaikan. Jangan anggap bahwa dia menuruti keinginanmu itu karena dia tidak memiliki kesibukan, melainkan karena dia masih menghargaimu sebagai seorang sahabat meski dia harus menyembunyikan perasaannya yang kurang merasa nyaman.

3. Mengenyampingkan kenyamanan sahabat hanya untuk kenyamananmu sendiri

Berbicara tentang persahabatan memang tak akan pernah ada habisnya. Namun, pernahkah kamu berpikir bahwa yang menjadi kenyamananmu justru menyakiti perasaan sahabatmu? Jika kamu berpikir ke situ, pasti kamu tidak akan seenaknya bersikap sesuai dengan inginmu sendiri tanpa mempedulikan kenyamanan sahabatmu.

4. Kamu hanya ingin didengarkan tanpa mendengarkan perasaan sahabatmu

Banyaknya beban yang dipikul seseorang tak jarang membuat dirinya membutuhkan tempat untuk bercerita. Dan saat kamu dirundung banyak masalah, sudah pasti sahabatmu adalah rumah yang akan kamu jadikan sebagai tempat menumpahkan segala isi hati dan kepala. Namun, di sisi lain, pernahkah kamu berpikir dan merenung bahwa sahabatmu pun memiliki masalah kehidupannya sendiri. Dia juga membutuhkan tempat untuk bercerita, tidak hanya kamu saja. Pikirkan hal ini baik-baik sebelum kamu menyesali semuanya.

5. Membicarakan aib sahabatmu sendiri kepada orang lain

Sedekat-dekatnya kamu dengan sahabatmu, pasti akan selalu ada waktu untuk kalian tidak menjalin temu. Dan di sela-sela waktu tersebut, kamu mengisi hari-harimu bersama temanmu yang lainnya. Entah terbawa suasana atau memang disengaja, tak jarang seseorang membuka dan membicarakan aib sahabatnya sendiri kepada orang lain. Jika hal itu kamu lakukan, bayangkan sejenak bilamana posisi yang kamu bicarakan itu adalah aibmu sendiri. Bayangkan saja dulu agar kamu tahu betapa sakitnya dibicarakan di belakang oleh seseorang yang sudah dianggap sebagai sahabat sendiri.

6. Tidak memberikan saran dan pertolongan saat dia membutuhkanmu

Sesibuk-sibuknya urusanmu saat sahabatmu meminta pertolongan kepadamu, cobalah luangkan waktu sebentar saja untuk meringankan bebannya. Ingat kembali kebaikannya saat kamu berada di masa-masa sulitmu. Jika dia bisa memberimu pertolongan saat kamu sedang kesusahan, apakah hal itu tidak bisa kamu lakukan juga untuk sahabatmu? Lalu, di mana letak kepedulian dan solidaritas yang seharusnya kamu junjung tinggi dalam persahabatanmu itu.

7. Melupakan keberadaannya hanya karena kamu memiliki sahabat baru dalam hidupmu

Hal yang paling menyakitkan dalam lingkaran persahabatan adalah dilupakan. Setelah pengkhianatan, dilupakan oleh sahabat sama hal nya seperti tak lagi dianggap berarti dalam kehidupannya. Ya, waktu memang tak bisa dikendalikan sehingga akan ada banyak orang baru yang berdatangan dalam hidupmu. Namun, kamu bisa mengendalikan dirimu sendiri untuk tidak pernah melupakan sahabatmu yang dulu pernah menemanimu di setiap keadaan dalam hidupmu.

Demikianlah penjelasan dari beberapa hal yang tidak boleh kamu lakukan jika tidak ingin menyakiti perasaan sahabatmu sendiri. Pada dasarnya, satu hal yang tidak kamu lupakan, yakni sedekat apa pun sebuah hubungan, kamu tidak bisa berlaku seenaknya sesuai dengan keinginanmu sendiri. Jangan hanya memikirkan dirimu sendiri, akan tetapi pikirkan juga perasaan orang lain.

0 Response to "Nggak Etis, Jangan Lakukan 7 Hal Berlebihan Ini Jika Kamu Tidak Ingin Menyakiti Sahabatmu Sendiri"

Post a Comment

Iklan Bawah Judul

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel